Doa yang Tidak Pernah Terputus
Doa yang tidak pernah terputus untuk dibaca oleh seorang hamba sepanjang hidupnya adalah doa memohon petunjuk kepada jalan yang lurus.
RISALAH
Prof Dr KH Kholid Al Walid
12/4/20251 min read


Doa yang tak pernah terputus untuk dibaca oleh seorang hamba sepanjang hidupnya adalah doa memohon petunjuk kepada jalan yang lurus.
"Tunjukillah kami jalan yang lurus" (QS 1: 6).
Doa yang merupakan bagian dari surat al-Fatihah ini otomatis selalu terungkap dalam setiap sholat dan bacaan al-Fatihah kita.
Begitu penting doa ini karena dalam setiap detik kehidupan seorang hamba berhadapan dengan dua godaan baik yang berasal dari Syaithon maupun dari hawa nafsunya sendiri. Keduanya terus menerus tanpa berhenti berupaya menyelewengkan manusia.
Sebagaimana sumpah Syaithon "Dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya." (QS 15:39)
Seseorang bertanya pada Hasan al-Bashri. "Wahai Syekh, Apakah Syaithon itu tidur ?" Hasan al-Bashri menjawab "Sekiranya Syaithon itu tidur maka kita memiliki kesempatan untuk beristirahat dari godaan Syaithon".
Kedua musuh manusia ini begitu berat. Sejak Adam hingga kini betapa banyak manusia terjerembab dalam gelimang dosa dan keburukan karena terperdaya oleh Syaithon dan hawa nafsunya.
"Dan syaithon bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya." (QS 4: 60).
"Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). (QS 2: 257).
Hanya kekuasaan Allah SWT lah yang mampu menyelamatkan seorang hamba dari ketergellinciran.
"Dan Allah-lah yang memberikan petunjuk siapa yang diinginkan-Nya ke jalan yang lurus" (QS 2: 213).
"Dengan (kitab itulah) Allah menunjukkan orang-orang yang mengikuti jalan keridhaan-Nya ke jalan keselamatan" (QS 5: 16).
Karena hanya Allah SWT yang mampu menyelamatkan kita dari dua musuh utama kita yang setiap saat mengintai kita. Karena itu pula kita tidak pernah boleh berhenti berdoa memohon ditunjukkan jalan yang lurus. ***
