Enam Cara Allah Menjawab Doa
Yakinlah bahwa doa-doa kita diijabah oleh Allah SWT. Namun Allah memiliki cara tersendiri dalam menjawab doa hamba-Nya.
RISALAH
Prof Dr KH Kholid Al Walid
12/9/20253 min read


Setelah syarat dan Adab kita tunaikan maka ikhlaskanlah doa kita pada ketentuan Allah SWT. Allah SWT sudah berjanji: "Berdoalah kepada-Ku niscaya Aku jawab" (QS 40: 60) dan "Sesungguhnya Allah tidak akan mengingkari janji-Nya" (QS 3: 9). Maka yakinlah bahwa doa-doa kita di ijabah oleh Allah SWT. Namun Allah SWT memiliki cara tersendiri dalam menjawab doa hamba-Nya.
Ada enam cara Allah menjawab doa hamba-Nya. Rasulullah Saw bersabda: "Maka aku beritakan berita gembira tiga hal yang terjadi pada orang yang berdoa segera Allah memberikan apa yang dia minta, Allah menggantikan dengan yang lebih mulia atau Allah memalingkan darinya bencana yang sekiranya bencana itu menimpanya maka dia akan celaka.”
Dalam hadis ini Rasulullah Saw menunjukkan tiga cara Allah SWT menjawab doa. Pertama, memberi apa yang diminta. Apa yang kita inginkan segera diwujudkan Allah SWT. Sehingga kita merasa bahagia doa kita diperkenan Allah SWT.
Kedua, digantikan dengan yang lebih baik. Adakalanya Allah SWT karena rasa sayang-Nya tidak memberikan apa yang kita minta, tetapi Allah SWT berikan apa yang lebih baik dari yang kita minta. Sesuatu yang lebih utama dan lebih sesuai untuk keadaan kita. Kadang jawaban Allah dalam cara yang seperti ini tidak kita sadari.
Ketiga, Allah SWT cegah bencana kepada Anda. Allah tidak berikan apa yang kita minta, Allah juga tidak juga menggantikan yang lebih baik, tetapi Allah SWT menolakkan bencana dari diri kita dan sayangnya kita tidak menyadari cara Allah yang ketiga ini dalam menjawab doa kita.
Alkisah ada seorang musafir melewati satu Lembah. Ia lelah dan berisitirahat sejenak. Ia saksikan ada tetes-tetes air mengalir di sela bebatuan. Ia ambil tetes air itu dan hendak meneguknya, tetapi seekor burung elang menyambar tangannya sehingga air itu lepas. Kali kedua peristiwa yang sama terjadi. Kali ketiga ia siapkan batu dan tepat ketika burung tersebut menyambar tangannya ia pukul dengan keras hingga burung itu menggelepar dan mati. Tetapi sejenak ia berfikir bahwa peristiwa ini adalah peristiwa aneh, ia coba naik mencari sumber air, apa yang ia saksikan di antara bebatuan di atas? Seekor ular yang begitu besar melingkar dan air tadi tidak lain bisa ular beracun.
Betapa seringnya dalam hidup kita tangan Allah bekerja menolakkan bencana dari kita dan itu terjadi karena doa kita. Jangan pernah terfikir Allah SWT tidak mengabulkan doa kita.
Allah SWT pasti menjawab doa hamba-hamba-Nya: 'Maka Allah-lah yang menjawab doa ketika hamba berdoa (QS 2: 186). Yang sebelumnya mengisyaratkan tiga cara Allah mengabulkan do'a-doa hamba-Nya. Berikut di dalam bagian lainnya ada tiga cara lainnya Allah mengabulkan doa seorang hamba.
Empat, memberikan ketentraman hati. Ketika seorang hamba berdoa dia tengah menghubungkan dirinya dengan Allah SWT. Sebagai bentuk isyarat Allah SWT bahwa doa diterima Allah SWT adalah ketentraman hati pada diri hamba yang berdoa tersebut.
Ada yang datang kpada Ja'far al-Shadiq dan bertanya: "Apa tanda diterimanya doa?" Ja'far al-Shadiq menjawab: "Ketenteraman hati." Bukankah itu juga Janji Allah: "Ingatlah hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram" (QS 13: 28).
Lima, Allah bersihkan keburukan hamba dan gantikan dengan kebaikan. Dalam hadis qudsi Allah berfirman: "Ketika hamba-Ku mengangkat tangannya Aku berkata 'Akulah yang Maha Dermawan', ketika hamba-Ku memohon kepada-Ku, Aku berkata 'Hamba-Ku telah Kukabulkan doamu sebelum engkau meminta', ketika hamba-Ku mengusapkan tangannya ke wajah Aku berkata 'Hamba-Ku sungguh engkau telah menang, telah kuhapuskan keburukanmu dan kultaruh namamu di antara hamba yang mendapat rahmat-Ku."
Dalam al-Qur'an Allah berfirman: "Allah menggantikan keburukan dengan kebaikan yang banyak" (QS 25: 70). Semakin banyak kita berdoa semakin banyak dosa yang diampuni dan semakin banyak kebaikan yang kita dapatkan.
Enam, Allah tunda hingga hari perjumpaan dengan Allah SWT. Dalam kitab Kalimatullah Hiya Ulya disebutkan bahwa, "Seorang hamba datang kepada Allah pada hari perhitungan dan Allah berfirman kepada hamba tersebut. Sungguh Aku memiliki hutang kpadamu. Hamba tersebut menjawab Ya Allah, Engkaulah Tuhan alam semesta bagaimana mungkin Engkau memiliki hutang? Allah berkata "Dahulu engkau berdoa kepada-Ku dan belum Aku ijabah dan sekarang Aku bayar hutang-Ku kepadamu dan masuklah kedalam surga-Ku.”
Raihlah sebanyak mungkin jawaban Allah dengan memperbanyak doa-doa kita pada setiap nafas kehidupan kita. Awalillah setiap aktivitas kita dengan doa dan akhiri juga dengan doa. ***
