Jamaah Menurut Ajaran Ahlul Bait as

Diriwayatkan dari Imam Ja’far al-Shadiq as: Rasulullah SAW ditanya tentang siapa yang dimaksud jamaah umatnya?

KHAZANAH

1/13/20261 min read

Syaikh al-Shaduq dalam kitab Ma‘ani al-Akhbar, halaman 256-257, meriwayatkan tiga hadis berikut :

Riwayat no. 1

Diriwayatkan dari Imam Ja’far al-Shadiq as:

Rasulullah SAW ditanya tentang siapa yang dimaksud jamaah umatnya. Beliau menjawab:

جماعة أمتي أهل الحق وإن قلوا

“Jamaah umatku adalah orang-orang yang berada di jalan kebenaran, meskipun jumlah mereka sedikit”

Riwayat no. 2

Diriwayatkan dari ‘Abdullah bin Yahya bin ‘Abdullah al-‘Alawi secara marfu’:

Ditanyakan pada Rasulullah SAW: Apa yang dimaksud jamaah umatmu? Beliau menjawab:

من كان على الحق وإن كانوا عشرة

“Siapa yang berada di jalan kebenaran, meskipun jumlah mereka hanya 10 orang”

Riwayat no. 3

Diriwayatkan dari ‘Ashim bin Humaid secara marfu’:

Seorang laki-laki datang kepada Imam ‘Ali bin Abi Thalib as, lalu berkata: Beritahukan kepadaku tentang sunnah dan bid‘ah, tentang jama‘ah dan perpecahan.

Maka Imam as menjawab:

السنة ما سن رسول الله (صلى الله عليه وآله) والبدعة ما أحدث من بعده والجماعة أهل الحق وإن كانوا قليلا والفرقة أهل الباطل وإن كانوا كثيرا

“Sunnah adalah apa yang telah ditetapkan oleh Rasulullah SAW. Bid‘ah adalah apa yang diada-adakan setelah beliau. Adapun jama‘ah adalah orang-orang yang berada di jalan kebenaran, meskipun jumlah mereka sedikit. Sedangkan perpecahan adalah orang-orang yang berada di jalan kebatilan/kesalahan, meskipun jumlah mereka banyak.”

Allahumma shalli ‘ala Sayyidina Muhammad wa Aali Sayyidina Muhammad wa ‘ajjil farajahum...