Kebaikan Buah Keimanan: Ma'rifah Ramadhan
Saya pernah membuat kuis pada mahasiswa. Saya minta mereka menulis dengan jujur dan tidak perlu menyebut identitas. Pertanyaan yang harus mereka jawab adalah "Sekiranya akhirat dan neraka itu tidak ada, maka apa yang akan kamu lakukan dalam kehidupan ini? "
RAMADHAN
Prof DR KH Kholid Al Walid
3/11/20262 min read


Saya pernah membuat kuis pada mahasiswa. Saya minta mereka menulis dengan jujur dan tidak perlu menyebut identitas. Pertanyaan yang harus mereka jawab adalah "sekiranya akhirat dan neraka itu tidak ada, maka apa yang akan kamu lakukan dalam kehidupan ini? "
Hasilnya 80% jawaban adalah bersenang-senang, 77% melakukan apa yang disukai, 79% mengumpulkan uang sekali pun merampok dan dari semua jawaban hanya 13% akan tetap melakukan kebaikan sekali pun tidak ada neraka.
Hukuman dan ancaman masih menjadi elemen penting dalam mendorong manusia untuk melakukan kebaikan.
Keimanan dan keyakinan adanya kehidupan setelah kehidupan dunia ini, adanya pertanggung jawaban setiap tindakan yang dilakukan dan adanya balasan surga-neraka memberikan efek sangat mendasar dalam pribadi manusia.
Perbuatan yang muncul karena dasar keimanan ini di dalam al-Qur'an disebut sebagai amal sholeh :
اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ كَانَتْ لَهُمْ جَنّٰتُ الْفِرْدَوْسِ نُزُلًا ۙ
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh memperoleh surga Firdaus sebagai tempat tinggal." (QS Al-Kahf [18]:107)
Secara bahasa, ‘amal berarti tindakan yang dilakukan dengan kesadaran dan kehendak. Sedangkan sholeh berarti baik, layak, selaras, tidak rusak. Maka amal sholeh bukan sekadar perbuatan baik menurut selera manusia, tetapi perbuatan yang: Selaras dengan petunjuk Ilahi, menghadirkan kemaslahatan, memperbaiki, bukan merusak, menumbuhkan bukan mengeringkan kehidupan.
Kita dapat merumuskan bahwa Amal Sholeh adalah tindakan yang merupakan buah dari keimanan yang benar dan bersifat kedamaian, kebaikan, memperbaiki dan memberikan manfaat bagi orang lain.
Bahkan ada juga yang memaknai bahwa Amal Sholeh adalah amal yang terus berefek pada kehidupan ummat manusia sekali pun orang yang mengerjakannya telah tiada.
Perbuatan baik yang demikian adalah cahaya yang terus menerangi dan menjadi penerang hati bagi orang yang mengerjakannya. Amal Sholeh juga merupakan syarat bagi seorang hamba untuk dapat berjumpa dengan Tuhannya.
فَمَنْ كَانَ يَرْجُوْا لِقَاۤءَ رَبِّهٖ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَّلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهٖٓ اَحَدًا ࣖ
”Siapa yang mengharapkan pertemuan dengan Tuhannya hendaklah melakukan amal saleh dan tidak menjadikan apa dan siapa pun sebagai sekutu dalam beribadah kepada Tuhannya." (QS Al-Kahf [18]:110)
Ada banyak janji al-Qur'an bagi orang yang beramal sholeh: Tidak akan merugi (QS 103: 1-3); Mendapat kehidupan yang baik (QS 16: 97); dan Mendapat surga Firdaus (QS 18: 107).
Umumnya para ulama dan kyai tidak meninggalkan banyak harta, tapi yang mereka tinggalkan adalah amal sholeh yang terus berlanjut sekali pun dalam ketiadaanya, terus menjadi cahaya. Maka cahayailah hidup kita yang rada buram ini dengan amal sholeh perbuatan kebaikan yang memberikan kedamaian dan manfaat. ***
