Rahmat Allah

Seorang ibu tetap akan memperlakukan anak-anaknya dengan kasih sayangnya sekali pun berkali-kali luka tergores dihatinya karena tingkah polah sang anak.

RISALAH

Prof Dr KH Kholid Al Walid

12/3/20251 min read

"Dan Rahmat-Ku meliputi segala sesuatu" (QS 7:159). Rahmat merupakan kasih sayang tanpa batas dan tanpa peduli keadaan orang yang disayangi.

Seorang ibu tetap akan memperlakukan anak-anaknya dengan kasih sayangnya sekali pun berkali-kali luka tergores dihatinya karena tingkah polah sang anak.

Di antara harapan utama bagi seorang hamba diperlakukan Allah SWT dengan kasih sayang-Nya.

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman, berhijrah dan berjihad di jalan Allah, merekalah orang-orang yang mengharapkan Rahmat Allah" (QS 2:218).

Kalau Allah SWT sudah memperlakukan hamba-Nya dengan liputan kasih sayang-Nya maka seluruh keburukan yang selama ini meliputi diri hamba akan sirna di sisi Allah SWT. Karenanya al-Qur'an mengajarkan dalam berdoa untuk memohon kasih-sayang Allah SWT.

"Duhai Tuhan kami yang meliputi segala sesuatu dengan kasih sayang dan pengetahuan" (QS 40:7).

"Karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)." (QS 3: 8)

"Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)." (QS 18: 10)

Bahkan untuk orangtua kita pun Allah mengajarkan untuk memohonkan kasih-sayang untuk keduanya (QS 17: 24).

Mengapa begitu pentingnya berdoa memohon Rahmat Allah SWT? Karena tanpa Rahmat Allah semua berada dalam keadaan celaka.

"Kalaulah bukan karena kemuliaan atas kamu dan kasih sayangnya maka kamu semua berada dalam keadaan celaka" (QS:64).

Mohonlah Rahmat Allah SWT di awal dan di akhir doa kita karena hanya dengan Rahmat Allah kita mampu menggapai kebahagiaan dunia dan akhirat. ***