Ramadhan Bulan Kebaikan: Ma'rifat Ramadhan (1)

Bulan ini bagaikan air membasuh kembali jiwa kita yang kering dan menerangi kembali setiap bagian yang gelap. Bulan ini menebarkan keindahan ruhaniah bagi kita semua, membuka gerbang bagi setiap kebaikan.

RAMADHAN

Prof. Dr. KH. Kholid Al Walid, MAg

2/18/20261 min read

Kita sudah berada dalam hamparan jamuan Ilahi, bulan yang membawa kita kembali pada diri hakiki kita, melihat kembali jauh dalam lubuk jiwa dan bertanya kembali tentang siapa kita dan apa yang telah kita tenun dalam perjalanan hidup ini.

Bulan ini bagaikan air membasuh kembali jiwa kita yang kering dan menerangi kembali setiap bagian yang gelap.

Bulan ini menebarkan keindahan ruhaniah bagi kita semua, membuka gerbang bagi setiap kebaikan.

Betapa kebaikan Allah hamparkan di bulan ini. Allah jadikan nafas-nafas kita sebagai tasbih, tidur-tidur kita sebagai ibadah dan amal-amal kita diterima Allah dan doa-doa kita Mustajab. Allah lipat gandakan balasan bagi amal-amal sholeh yang kita kerjakan. Allah buka pintu ampunan sepanjang waktunya hingga penghujung Ramadhan.

Di bulan ini Allah beri kemudahan bagi kita untuk menghiasi malamnya dengan ruku' dan sujud. Allah maniskan lidah kita untuk membaca ayat-ayat-Nya. Allah haluskan rasa kita untuk mudah peduli pada faqir dan miskin. Allah ringankan langkah kita untuk membantu anak-anak yatim. Allah murahkan rezeki-Nya bagi kita dan Allah letakkan cinta kepada-Nya di hati kita.

Begitu luar biasa kebaikan yang Allah tebarkan untuk kita. Sungguh indah setiap kebaikan yang dilakukan hamba-hamba Allah di bulan ini.

Sekali lagi bulan ini adalah Bulan Kebaikan (Syahr al-Hasanah). Kita semua tentu mengetahui makna kata kebaikan. Namun, apakah kita memahami hakikat kebaikan?

Nah, selama bulan agung ini saya ingin mengajak Anda semua untuk menelusuri hakikat kebaikan. Karena kebaikan memiliki hikmah mendalam yang perlu digali agar pemahaman kita menjadi lebih komprehensif tentangnya. Semoga Allah SWT memasukkan ke dada kita hikmah untuk menyelami hakikat kebaikan dan masuk dalam golongan al-Abror (hamba-hamba yang baik).***