Tiga Keutamaan Meneteskan Air Mata untuk Imam Husain as (Ahlul Bait as)

Wahai Fathimah, semua mata akan menangis pada hari Kiamat kecuali mata yang pernah menangis atas musibah al-Husain as. Sesungguhnya orang-orang yang menangisi al-Husain as akan tertawa dan bergembira dengan kenikmatan surga.

KHAZANAH

Muhammad Bhagas, S.Ag

7/2/20262 min read

1. Tidak Bersedih dan Tidak Ketakutan Pada Hari Pengadilan Yang Dahsyat

Diriwayatkan dari Rasululullah SAW :

يا فاطمة، كل عين باكية يوم القيامة إلا عين بكت على مصاب الحسين عليه السلام فإنها ضاحكة مستبشرة بنعيم الجنة

Wahai Fathimah, semua mata akan menangis pada hari kiamat, kecuali mata yang pernah menangis atas musibah al-Husain as. Sesungguhnya orang-orang yang menangisi al-Husain as akan tertawa dan bergembira dengan kenikmatan surga.

Mustadrak Safinah al-Bihar, jilid 1, halaman 403.

Dalam riwayat lain dari Imam Ja’far al-Shadiq as disebutkan :

ما من عبد يحشر إلا وعيناه باكية إلا الباكين على جدي الحسين (عليه السلام)، فإنه يحشر وعينه قريرة والبشارة تلقاه والسرور بين على وجهه والخلق في الفزع وهم آمنون والخلق يعرضون وهم حداث الحسين (عليه السلام) تحت العرش وفي ظل العرش، لا يخافون سوء الحساب

Tidak ada seorang hamba pun yang akan dibangkitkan (pada hari kiamat) melainkan kedua matanya menangis, kecuali orang-orang yang pernah menangis atas (musibah) kakekku al-Husain as.

Sesungguhnya mereka akan dibangkitkan dengan mata yang sejuk dan berseri-seri. Kabar gembira akan menyambutnya, dan kebahagiaan tampak jelas pada wajahnya. Ketika manusia lain berada dalam ketakutan dan kegelisahan, mereka berada dalam keamanan. Ketika manusia lain dihadapkan (untuk menjalani hisab), sedangkan mereka berada di bawah 'Arasy dan dalam naungan 'Arasy sebagai orang-orang yang mengenang dan membicarakan al-Husain as. Mereka tidak takut dengan hisab yang buruk.

Kamil al-Ziyarat, halaman 80.

2. Dosa-dosanya Diampuni

Diriwayatkan dari Imam Ja’far al-Shadiq as :

من ذكرنا عنده ففاضت عيناه ولو مثل جناح الذباب، غفر له ذنوبه ولو كانت مثل زبد البحر

Barangsiapa yang kepadanya diceritakan atau disebutkan tentang kami, lalu kedua matanya meneteskan air mata, meskipun air matanya hanya seperti sayap lalat, maka akan diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.

Kamil al-Ziyarat, halaman 103.

Diriwayatkan dari Imam ‘Ali bin Musa al-Ridha as :

يا ابن شبيب إن بكيت على الحسين (عليه السلام) حتى تصير دموعك على خديك غفر الله لك كل ذنب أذنبته، صغيرا كان أو كبيرا، قليلا كان أو كثيرا. يا ابن شبيب: إن سرك أن تلقى الله عز وجل ولا ذنب عليك فزر الحسين (عليه السلام).

Wahai Ibnu Syabib, jika engkau menangis atas (musibah) al-Husain as hingga air matamu mengalir di pipimu, maka Allah akan mengampuni seluruh dosa yang telah engkau lakukan, baik kecil maupun besar, sedikit maupun banyak. Wahai Ibnu Syabib, jika engkau ingin bertemu Allah ‘Azza wa Jalla dalam keadaan tanpa dosa, maka ziarahilah al-Husain as.

‘Uyun Akhbar al-Ridha, jilid 1, halaman 103.

3. Dilindungi Dari Api Neraka

Diriwayatkan dari Imam Muhammad al-Baqir as :

ما من رجل ذكرنا أو ذكرنا عنده فخرج من عينيه ماء ولو مثل جناح البعوضة إلاّ بنى اللّه تعالى له بيتا في الجنة ، وجعل ذلك الدمع حجابا بينه وبين النار

Tidaklah seorang pun yang mengingat kami atau diceritakan kepadanya tentang kami, lalu kedua matanya meneteskan ari mata meskipun hanya seperti sayap nyamuk, melainkan Allah Ta‘ala akan membangunkan untuknya sebuah rumah di surga, dan menjadikan air mata itu sebagai penghalang antara dirinya dan neraka.

Kifayah al-Atsar, jilid 1, halaman 248.

Dalam riwayat lain dari Imam Ja’far al-Shadiq as disebutkan :

من ذكرنا عنده ففاضت عيناه حرم الله وجهه على النار

Barangsiapa yang disebutkan atau diceritakan kepadanya tentang kami, lalu kedua matanya meneteskan air mata, maka Allah mengharamkan wajahnya tersentuh api neraka.

Kamil al-Ziyarat, halaman 104.

Silakan disebarkan seluas-luasnya. Semoga bermanfaat, berkah dan diridhai Allah SWT. Shalawat, al-Fatihah. Allahumma shalli ‘ala Sayyidina Muhammad wa Aali Sayyidina Muhammad wa ‘ajjil farajahum. []

Dikirim oleh Muhammad Bhagas

Social Media