Tiga Pola dalam Berdoa

Kalau kita melihat pola doa-doa yang ada dalam al-Quran, maka kita akan menemukan ada tiga pola dalam berdoa.

RISALAH

Prof Dr KH Kholid Al Walid

12/5/20252 min read

Kalau kita melihat pola doa-doa yang ada dalam al-Quran, maka kita akan menemukan ada tiga pola dalam berdoa.

1. Do'a yang bersifat personal untuk memenuhi hajatnya sendiri.

"Dan katakanlah Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku pada tempat masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku pada tempat keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan yang menolong" (QS 17;80).

"Ya Allah janganlah Engkau biarkan aku sendirian dan Engkaulah sebaik-baik pemberi waris" (QS 21: 89).

"Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh dan jadikanlah aku memiliki buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian (QS 26:83-84).

Melalui pola ini, al-Qur'an mengajarkan kepada kita bahwa setiap orang dapat mengajukan permohonan berdasarkan hajat pribadinya apa pun itu.

2. Do'a personal untuk orang lain.

"Dan katakanlah Duhai Tuhan kasihlah kedua orangtuaku sebagaimana mereka mengasihiku ketika aku kecil" (QS 17: 24).

"Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan". (QS 71:28).

Melalui pola ini al-Qur'an mengajarkan kita untuk mendoakan org selain diri kita sendiri. Dan itu tentu meliputi mereka yang masih hidup atau sudah meninggal dunia. Sehingga kita menyadari sampainya doa-doa kita untuk oranglain lain, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia.

3. Do'a bersama untuk kepentingan bersama.

Pola ini ada pola yang paling banyak kita temukan dalam al-Qur'an, seakan al-Qur'an menganjurkan kita untuk berdoa bersama-sama demi kepentingan kaum muslimin.

"Duhai Tuhan kami berikan pada kehidupan dunia kami kebahagiaan dan pada kehidupan akhirat kami kebahagiaan" (QS 2:201).

"Duhai Tuhan kami jangan Engkau cabut dari hati kami setelah Engkau berikan kami petunjuk dan anugerahkanlah bagi kami dari sisi-Mu kasih sayang sesungguhnya Engkau Maha Pemberi" (QS 3:8).

"Duhai Tuhan kami sempurnakanlah cahaya kami dan berikanlah ampunan bagi kami" (QS 66:8).

Karenanya tidak salah kita berdoa baik secara sendiri untuk diri sendiri atau orang lain atau doa bersama-sama demi kemaslahatan bersama kapan saja, baik ketika selesai shalat atau pun pada saat lainnya.

"Katakanlah: Sesungguhnya aku hendak memperingatkan kepadamu suatu hal saja, yaitu supaya kamu menghadap Allah (dengan ikhlas) berdua-dua atau sendiri-sendiri" (QS 34: 46). ***